Hari ini Anda pengunjung ke :

Friday, February 17, 2017

Keyboard Virtual Pakai Laser Projector

LASER KEYBOARD PROJECTOR FOR IPHONE, ANDROID, WINDOWS, BLACKBERRY 

hanya seharga Rp. 465.000

Laser Virtual Keyboard Specification:

Laser keyboard, Bluetooth keyboard, laser virtual computer keyboard FOR IPAD, HTC, NOKIA, PDA, LAPTOPS TABLET PC
Source: Red laser diode
Keyboard Language: 4 Different language
(English / Germany / French /Spanish /Korean)
Keyboard output model: 19mm sized QWERTY layout
Keyboard Size: Approx. 304mm * 105mm
Keyboard position: Approx. 100mm from keyboard device
Transmitter output surface: Non-reflective, opaque flat surface
Keyboard keystroke sound: Built in buzzer (Mute on / off the sound)
Visibility: Visible in 1000-5000 lux ambient light
Light Visible in incandescent light of 1800 lux
Reflects the speed Over 400 characters per minute
Effective keyboard keystrokes Approx. 2 ~ 5mm
Operating surface Any flat surface
Power mode: The USB bus power Lithium ion battery power The DC input power 
Battery capacity: 830mAH (Max) @ 3.7V Replaceable soft-pack type
Charger: Rating 1A @ 5V
Interface: USB 1.1 and 2.0 for PC Bluetooth (v1.1 class 2) for Mobile devices
Touch switch: Switch the active / Standby mode manually
Power consumption: max. 3W @ 5V
Temperature: Approx. 0 ~ 35 C
Storage Temperature: Approx. -20 ~ 50 C
Size:93mm*39mm*37mm
Laser Virtual Keyboard Bluetooth Laser Keyboard for MID/iPod/Smart phone is a multi-touch capable mouse, a laser projection keyboard and a handwriting recognition device.Through emiting infrared light from the lower end of the product to detect objects such as fingers. When object passes through the area illuminated by the infrared light source, any infrared light reflecting off the object is detected by the sensor. Information on the position and movement of the object is then analyzed to perform the products role as a wireless keyboard.

Saturday, February 4, 2017

Kabel Charger Magnet Buat Android Stock Bandung Murah

Harga Rp. 55.000,-

Magnetic data cable terdesain khusus untuk para pengguna android guna untuk mempermudah pencolokan saat men-charge hp.

Compatible untuk semua gadget yang berlubang micro kecuali ios/iphone.

Dengan adanya magnetic data cable anda tidak perlu cabut ataupun mencolok cable lagi.
cukup lepas pasang magneticnya saja.
fleksibel dan praktis

Sehingga hp anda akan lebih aman dari kerusakan dilubang charger. Terutama bagi anak2 yg suka main hp / gadget sambil di charge maka kabel ini sangat berguna karena aman dan tidak merusak soket chargenya.

Fitur :
*Super strong magnet, snap and attach
*Panjang kabel 1m
*Transmisi 9v3A
*Kabel braided, tahan kusut
*Praktis untuk dipakai
*untuk charger / data

Ayo dipesan sekarang stok banyak.

Desain
Fitur kabel yang tahan gores, awet dalam pemakaian sehari-hari dengan panjang 1M. Kabel fleksibel dan tidak mudah putus.

Thursday, February 2, 2017

Jabar Berencana Bangun Tiga Ruas Tol Lagi

BANDUNG – Pemerintah Daerah Provinsi (Pemda Prov) Jawa Barat berencana membangun tiga ruas tol baru. Dua ruas tol akan menghubungkan Tol Cipali dengan infrastruktur penting di Jawa Barat dan satu tol lain dengan kawasan wisata. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) akan segera mengusulkan proyek ini ke Pemerintah Pusat.

Usai rapat pimpinan yang digelar di Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Rabu (1/2/17), Aher menjelaskan ketiga ruas tol ini untuk mendukung infrastruktur strategis Jawa Barat yang saat ini sedang dalam pembangunan. Tiga ruas tol ini menghubungkan Cipali – Bandara Kertajati Majalengka, Cipali – Pelabuhan Patimban Subang, dan tol menuju kawasan Geopark Ciletuh Sukabumi atau Jagoratu (Jakarta – Bogor – Palabuhan Ratu).

“Ini rencana ke depan. Mudah-mudahan rencana ini dikelola dengan baik dan kemudian kita mau buat Samsatnya, jadi akan termonitor setiap waktu perkembangannya plus 14 tol yang sebelumnya,” ungkap Aher usai rapim.

Rencana pembangunan tiga ruas tol ini menambah proyek ruas tol di Jawa Barat, sehingga total ada 17 ruas tol. Panjang tiga ruas tol ini mencapai 77 km, dengan rincian tol Cipali – Patimban sepanjang 20 km, Cipali – Bandara Kertajati 7 km, dan Tol Jagoratu 50 km.

“Jagoratu itu akan menghemat banget waktu tempuh. Jadi, mengapa penting untuk kita dorong ya dalam rangka menyambut Ciletuh. Apalagi kalau orang Palabuhan Ratu inginnya segera (dibangun),” ujar Aher.

Selain itu, dalam rapim dibahas pula tentang Bandung Intra Urban Tol Road (BIUTR). BIUTR merupakan proyek Pemerintah Pusat yang dilaksanakan di Jawa Barat. Pemprov Jawa Barat pun mendukung secara penuh proyek nasional ini.

Proyek hasil kerjasama dengan JICA Jepang ini akan dimulai kontraknya pada Juni 2017 nanti. Salah satunya yaitu untuk ruas jalan tol dari Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menuju Soekarno-Hatta Bandung. Namun, Aher mengaku proyek ini terkendala pembebasan lahan.

“Lahan yang fokus kita bebaskan itu dari Padaleunyi (GBLA) ke Soekarno-Hatta. Sebagian sudah dibebaskan,” tutur Aher.

Pemprov Jawa Barat telah menggelontorkan anggaran hingga Rp 350-an Miliar untuk proyek tol ini. Rp 50 Miliar merupakan bantuan keuangan Pemprov Jawa Barat kepada Pemkot Bandung dan Rp 300-an Miliar adalah belanja Pemprov Jawa Barat untuk pembebasan lahan tersebut.

Lahan belum dibebaskan dalam proyek ini yaitu dari GBLA menuju Seokarno-Hatta sepanjang 3 km. Anggaran yang dibutuhkan untuk membebaskan lahan ini mencapai Rp 900-an Miliar karena harga tanah mencapai Rp 3 juta/meter.

“Nah, Rp 900 Miliar itu masih belum disepakati dari mana uangnya, kalau Provinsi kita nyatakan berat karena uang itu cukup besar. Karena beban kita untuk kesehatan, pendidikan, dan lain-lain,” kata Aher.

Pemprov Jawa Barat pun akan membahas hal tersebut dengan Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR. Untuk menyelesaikan proyek ini, Aher berharap bisa diselesaikan seluruhnya oleh Pemerintah Pusat atau ada solusi pola pendanaan lain.

“Oleh karena itu, yang Rp 900 Miliar itu keliatannya ya harus sharing lagi. Ya kalau enak sharing itu, 50 persen (pendanaan) Pemerintah Pusat, 30 persen pemerintah provinsi, 20 persen pemerintah kota,” pungkas Aher.

Wednesday, February 1, 2017

Jabar Raih Wahana Tata Nugraha


JAKARTA -- Kembali, Pemerintah Provinsi Jawa Barat meraih Penghargaan. Kali ini di bidang perhubungan darat untuk Kategori Provinsi: Wahana Tata Nugraha Wiratama dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menerima Piala Penghargaan yang diserahkan langsung Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla, didampingi Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi, yang juga didampingi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik, di Istana Wakil Presiden Jakarta (31/01/2017).

Piala Wahana Tata Nugraha sendiri merupakan penghargaan dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Provinsi yang memiliki komitmen untuk membina, membangun, dan meningkatan kinerja dalam bidang perhubungan.

Selain Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terdapat 10 Provinsi lainnya yang menerima Piala Wahana Tata Nugraha Wiratama Tahun 2016 yakni Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya pada acara penyerahan penghargaan, Wapres Jusuf Kalla mengatakan, suatu sistem transportasi dapat diukur dari dua aspek yakni kelancaran dan keamanannya.

JK, sapaan akrab Wapres menuturkan kelancaran transportasi dapat ditinjau dari rata-rata kecepatan di jalan raya. Sementara terkait keamanan, sepanjang tahun 2016, JK menyebutkan bahwa pihak Kepolisian mencatat terdapat kurang lebih 100 ribu kasus kecelakaan transportasi, dengan korban meninggal lebih dari 23 ribu jiwa di jalan raya.

"Artinya masih banyak yang harus kita perbaiki dari sisi transportasi. Tentu ini tidak mudah karena setidaknya ada delapan faktor yang mempengaruhi baik buruknya sistem transportasi," kata Wapres JK.

Adapun Wapres menyebutkan sejumlah faktor berpengaruh dalam hal transportasi antara lain; jumlah penduduk yang terus meningkat, jumlah kendaraan meningkat, serta faktor kawasan, atau wilayah perekonomian, dalam arti, suatu kawasan yang ekonominya maju akan menjadi serbuan masyarakat sehingga terjadi kepadatan.

Maka infrastruktur transportasi yang menunjang perlu menjadi perhatian lebih. Pun selain hal tersebut, manajemen angkutan umum dan lalu lintas, serta sosialisasi disiplin masyarakat, juga menjadi hal yang perlu ditindak lanjuti.

Tak lupa, Wapres ungkapkan apresiasinya pada para peraih penghargaan.

"Saya mengucapkan selamat kepada para Gubernur, Bupati, Walikota yang mendapatkan penghargaan Wahana Tata Nugraha, artinya mereka telah bekerja keras untuk memperbaiki, meningkatkan sistem angkutan darat di daerah masing-masing," ujarnya.

Atas penghargaan ini Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan ini sebagai motivasi, sekaligus pemicu untuk terus memperbaiki pelayanan transportasi kepada masyarakat dengan semakin baik lagi.

"Penghargaan yang diraih ini bukan sekedar seremonial saja. Hadirnya pelayanan transportasi yang prima ini penting. Karena transportasi ini sarana penghubung yang mendukung berkembangnya kemajuan ekonomi, sosial, dan juga demokrasi," katanya

Saturday, January 21, 2017

Guru BK Jangan Tunggu Siswa Bermasalah

BANDUNG - Sudah umum jika di tiap sekolah, mulai dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas, Guru Bimbingan Konseling (BK)-lah yang paling banyak turun tangan saat ada siswa-siswi yang bermasalah. Namun, Bunda Literasi Jawa Barat Netty Heryawan mengarahkan agar guru BK tidak hanya mengunggu adanya siswa bermasalah untuk menjalankan tugasnya.

Hal ini disampaikan Netty saat menjadi narasumber pada Acara Rapat Kerja Nasional II Guru Bimbingan dan Konseling (Musyawarah GBK) Indonesia di Auditorium Graha POS Bandung, Jl. Banda No. 8 Bandung, Jum'at (20/01/2017).

Anak-anak jaman sekarang, kata Netty, sudah kehilangan kepercayaan kepada orangtuanya. Sehingga guru BK seharusnya mampu melihat peta masalah pada para siswa. Dengan demikian guru BK dapat membina siswa sebelum siswa tersebut menjadi anak yang bermasalah di sekolahnya.

Netty menambahkan, anak-anak di masa ini terkungkung pada fenomena BLAST, yaitu Bored (kebosanan), Lonely (kesepian), Angry (kemarahan), Stress dan Tired (kelelahan). Fenomena ini menjadi titik awal penyebab tingginya angka kekerasan. Fenomena inilah yang harus jadi acuan guru, khususnya guru BK, dalam melakukan pendekatan dengan para siswa.

Netty mengatakan bahwa anak-anak datang ke sekolah dengan latar yang berbeda-beda, baik dari status ekonomi keluarga, kondisi mental, hingga pengasuhan orangtua yang sangat mempengaruhi siap atau tidaknya anak menerima pelajaran di sekolahnya. Terlebih, anak yang datang ke sekolah sudah diwarnai kemajuan teknologi. Inilah yang membuat institusi pendidikan jadi punya nilai lebih yang strategis dalam membentuk karakter anak.

"Bagi Guru BK sangat penting untuk membangun komunikasi interpersonal dengan para murid, karena dapat menumbuhkan rasa nyaman siswa dalam berbagi masalahnya", ucap Netty.

"Tutup celah-celah yang dibuat oleh orangtua. Jadilah orangtua pengganti di sekolah," arahnya.

Mendukung apa yang disampaikan Netty, Dirjen Guru dan Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Sumarna Surapranata mengatakan, pihaknya sedang merumuskan kebijakan yang mengatur jam kerja guru di sekolah, sehingga guru harus selalu ada untuk mendampingi siswa, mulai dari siswa datang ke sekolah hingga waktunya pulang.

"Kita sedang menyiapkan kebijakan agar guru hadir di sekolah 40 jam seminggu dengan hari kerja setiap senin sampai jumat, atau 8 jam sehari," tukas Sumarna.

"Guru harus ada saat siswa mencari. Tidak ada guru yang pulang mendahului muridnya," tegasnya.