Wednesday, January 17, 2018

Rakor Penanganan Citarum, Kerja Terintegrasi Dimulai Dari Sekarang!

BANDUNG - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pihaknya bersama Kementerian terkait lainnya sangat serius menangani persoalan sungai citarum dan kini telah menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat.

Hal tersebut Ia katakan usai memimpin rapat koordinasi penanganan sungai citarum di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Selasa (16/01/2017), yang dihadiri oleh Menko Polhukam Wiranto, Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar, para Bupati dan Walikota, Kodam III Siliwangi, Polda Jabar dan sejumlah komunitas masyarakat.

"Paling tidak lima tahun kedepan sudah semakin baik airnya dan aman untuk dikonsumsi, yang pasti harus kita mulai, kita harus konsisten makanya sosialisasi ini menjadi penting," ujarnya.

Luhut menjelaskan, menangani persoalan sungai citarum tidak bisa diselesaikan oleh masing-masing daerah namun harus secara holistik antara pusat dan daerah. Pihaknya juga telah belasan kali mengadakan Rakor dan eksekusi di lapangan rencananya akan dilakukan pada bulan Februari nanti. Hasil pada Rakor kali ini pun akan langsung diserahkan kepada Presiden RI Joko Widodo pada Rapat Terbatas Kabinet penanganan sungai citarum di Bandung sore harinya.

"Kami juga sudah melaksanakan Rakor lebih dari sebelas kali jadi sekarang sudah waktunya kita sosialisasikan lebih jelas dan nanti sore langsung rapat kabinet terbatas dipimpin Presiden langsung untuk mengeksekusi planning ini, kita berharap Ferbruari sudah bisa eksekusi rencana ini dan kita tidak main-main dalam hal ini," jelasnya.

Dari segi pendanaan, Luhut menyebut, bisa mencapai Triliunan Rupiah yang berasal dari APBN, APBD 10 Kabupaten/ Kota, swasta yang tidak mengikat dan dukungan internasional.

"Pendanaan kita banyak berasal dari Kementerian-kementerian terkait, daerah, hanya belum disinergikan semua cukup besar jumlahnya Triliunan Rupiah, bantuan internasional juga banyak yang nawarin tapi belum kita putuskan," ujarnya.

Keberadaan sungai citarum yang bersih sepanjang 297 km menjadi sangat penting karena menyuplai 80% air minum penduduk Jakarta. Citarum yang memiliki luas daerah aliran sungai sepanjang 1.132.334 meter persegi ini juga mengairi lahan pertanian seluas 420 ribu hektar, pembangkit listrik tenaga air sebesar 1880 MW dan 27,5 juta jiwa masyarakat pemanfaat di Jabar dan DKI Jakarta.

Luhut berharap, masyarakat Jabar dan pelaku industri di sepanjang DAS Citarum harus betul-betul bertekad membenahi sungai citarum yang kini telah terkontaminasi limbah industri dan rumah tangga.

"Saya katakan tadi masyarakat Jabar terutama yang langsung mengalami ini harus betul-betul bertekad, apa mau nanti generasi orang Jabar yang hidup di sepanjang DAS Citarum terkontaminasi logam-logam cair itu," ucapnya.

Sementara itu, disinggung mengenai kehadirannya dalam Rakor tersebut, Menkopolhukam Wiranto menjelaskan, walaupun kewenangan ada di Kemenko Maritim namun Ia menilai, masih banyak persoalan hukum dalam penanganan Citarum. Wiranto mengatakan, saat ini masih ada praktek-praktek pungutan liar dan para broker yang membuat air Citarum menjadi kotor taktala mereka menguasai dataran sungai.

"Saya hadir karena saya tahu bahwa masih banyak masalah hukum yang masuk dalam penanganan citarum ini, tadi dilaporkan bahwa ada perusahaan-perusahaan yang melanggar hukum, juga disitu ada palak-memalak, pungli, calo-calo, ada juga broker-broker yang membuat Citarum jadi lebih kotor lagi taktala menguasai dataran sungai kemudian menyewakan dan sebagainya, ini semua masalah hukum," paparnya.

Di tempat yang sama Wagub Jabar Deddy Mizwar menuturkan, berbagai usaha telah dilakukan dalam menangani sungai citarum. Bahkan saat itu persoalan sampah sudah hilang secara signifikan.

"Dulu kita bisa berjalan diatas sungai melewati tumpukan sampah yang sangat tebal, Alhamdulillah saat ini sampah sudah hilang secara signifikan," tuturnya.

Namun menurut Demiz, yang menjadi permasalahan kini adalah limbah cair dari pabrik dan limbah rumah tangga ditambah banjir yang masih sering terjadi karena alih fungsi lahan di hulu sungai. Disisi lain pihaknya juga telah melakukan pendekatan kultural dengan membangun masyarakat ecovillage sejak 2 tahun lalu di 130 Desa di sepanjang sungai citarum.

"Masalah alih fungsi lahan yang juga menciptakan banjir karena sedimentasi yang sangat tinggi ini pun perlu pendekatan dan penegakan hukum," ujarnya.

Demiz optimistis, predikat sungai terkotor, kemudian menjadi terhitam akan segera hilang dan akan menjadi sungai terbersih minimal di Jabar.

"Kami harapkan agar dari sungai terkotor menjadi sungai terhitam dan nanti menjadi sungai yang terbersih di Jabar minimal. Saya berfikir seluruh pihak harus bekerjasama pemerintah, akademisi, komunitas, masyarakat dan juga para pengusaha yang ada di sepanjang DAS citarum.Tanpa kerja sama tidak akan optimal," pungkas Demiz

Tuesday, January 16, 2018

Jokowi Kunjungan ke Jabar di Dampingi Gubernur Jabar Ahmad Heryawan

BANJAR -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), mendampingi kunjungan Presiden Rebuplik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke Jawa Barat, Selasa (16/01/2017).

Kunjungan pertama, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan 1.771 Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan 1.000 Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Banjar.

"Hari ini dibagikan Kartu Indonesia Pintar sebanyak 1.771, Kemudian ibu-ibu penerima PKH, kartunya ada 1.000," kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan bahwa pada Kartu Indonesia Pintar, terdapat dana yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan sekolah. Dimana dalam KIP terdapat dana senilai Rp 450.000, SMP Rp 750.000, dan SMA, SMK, serta Kejar Paket dapat Rp1 juta," Imbuh Jokowi.

Jokowi pun selanjutnya mengingatkan agar dana yang terdapat di dalam kartu digunakan untuk kebutuhan pendidikan, bukan yang lain.

"Beli buku, sepatu, tas, untuk sekolah boleh. Pulsa? kalau ada yang ketahuan beli pulsa, kartunya dicabut, janjian ya? Jadi hanya dipakai untuk hal-hal berkaitan dengan sekolah dan pendidikan kita," katanya.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menuturkan dari 1.771 penerima KIP terbagi menjadi, 653 pelajar SD, 555 pelajar SMP, 119 pelajar SMA, 297 pelajar SMK dan 147 dari kejar paket A, B dan C.

Sementara itu, bagi 1.000 ibu-ibu penerima PKH, terdapat total dana senilai Rp 1.890.000 per tahun, yang selaiknya digunakan untuk kebutuhan pendidikan maupun gizi anak-anak.

"Anggaran PKH juga sudah mulai bisa dicairkan per 1 Februari 2018 sebesar Rp 500.000," katanya.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menyebut, di bidang pendidikan di Jawa Barat, dari data BPS, rata-rata lama sekolah di kabupaten adalah 7,22 tahun, sedangkan di perkotaan yakni 9,92 tahun.

"Angka partisipasi kasar sekolah menengah pada 2012 mencapai 67,56 persen dan 2016 di 72,62 persen," kata Aher.

Sementara terkait kependudukan, data BPS per September 2017 kata Aher, menunjukkan penduduk miskin dengan pengeluaran per kapita di bawah garis kemiskinan ada 394 ribu jiwa menurun dari tadinya 8,71 persen pada maret 2017 menjadi 7,83 persen pada September 2017.

"Ini penuruan terbesar sepanjang saya jadi gubernur selama 10 tahun," kata Aher.

Maka dari itu, Aher berpesan kepada mesyarakat penerima KIP ataupun PKH untuk memanfaatkan program pemerintah teraebut dengan sebaik-baiknya. 

Karena sebut Aher, lewat 'kartu sakti' itulah, yang menjadi upaya pemerintah untuk mensejahterakan, dan memajukan masyarakat Indonesia pada umumnya.


Sertifikat Tanah 
Usai kunjungan di Banjar, Presiden Jokowi melanjutkan perjalanan ke Ciamis untuk membagikan sebanyak 5.447 sertifikat surat tanah kepada sejumlah warga, kegiatan ini dilakukan di Lapang Lokasana Ciamis.

Adapun sertifikat hak atas tanah dibagikan kepada masyarakat di lima daerah di Jawa Barat. Daerah tersebut adalah Kota Banjar, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, dan Kabupaten Tasikmalaya.

Selain itu pula, Presiden Jokowi juga menggelar pembagian sembako di pasar ciawi, Kabupaten Tasikmalaya dan pasar malangbong, Kabupaten Garut.

Setelah melakukan serangkaian kunjungan kerja di wilayah Priangan Timur, Jokowi kemudian bertolak ke Bandung untuk pembukaan Piala Presiden di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), di Kawasan Gede Bage Bandung. 

Monday, January 15, 2018

Gubernur Lantik Kasubbag TU SMA/SMK

BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) melantik sejumlah Kasubbag Tata Usaha (TU) SMA/SMK, di Gedung Negara Pakuan Bandung, Senin (15/01/2017).

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan surat keputusan Gubernur Jawa Barat nomor 82.2/kep.48-bkd/2018 tentang pengangkatan dan pemindahan Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari jabatan struktural jabatan administrasi di lingkungan pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Pelantikan kali ini, adalah pelantikan yang melengkapi pelantikan sebelumnya, dimana seluruh SMA/SMK di Jawa Barat kini sudah memiliki pejabat-pejabat kasubbag tata usaha," ungkap Gubernur Ahmad Heryawan.

Aher menuturkan, sejak tahun 2017, atau sejak alih kelola SMA/SMK dari kabupaten/kota ke Provinsi, diangkatlah kasubbag TU/pejabat fungsional Eselon IV di SMA/SMK untuk bertanggung jawab dalam mengurus administrasi sekolah.

"Ini sebuah kehormatan dan penghargaan, oleh karena itu, yang ada di hadapan kita adalah kerja keras, bagaimana menata kelola administrasi sekolah, khususnya keuangan supaya teratur, rapih, sesuai dengan ilmu akuntansi, dan pendayagunaannya bisa dipertanggung jawabkan, dan transparan," kata Aher.

Aher selanjutnya mengimbau para Kasubbag TU supaya memegang teguh tata kelola sesuai peraturan yang ada. Kemudian, dirinya pun menekankan agar para pejabat fungsional tersebut tak terpengaruh intervensi yang menyimpang dari pihak manapun.

"Kalau ada orang yang menekan, tolak! Karna kedepan, ketika ada pemeriksaan, penelaahan terkait dengam baik buruknya pelayanan administrasi, tentu kasubbag tata usaha sekolah yang jadi penanggung jawab utama, selain kepala sekolah yang memiliki tugas sebagai pemimpin sekolah," katanya.

Pada konteks pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), aparatur sipil negara yang proprsional pada umumnya, memang harus bebas dari intervensi politik, bersih dari praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mampu melaksanakan pelayanan publik bagi masyarakat.

Selain itu aparatur juga harus mampu menjaga peran sebagai perekat kesatuan dan persatuan bangsa berdasarkan pancasila dan UUD 1945, yang merupakan ujung tombak dan kunci keberhasilan dalam pencapaian prestasi bagi daerah Provinsi Jawa Barat.

Secara khusus Aher juga menyebut, dihadirkannya Kasubbag TU di SMA/SMK di Jawa Barat, bukan untuk biririsan, atau menyebabkan tumpang tindih wewenang dengan pimpinan sekolah yang lain, melainkan untuk bersinergi satu sama lain.

"Sekolah yang baik hadir dengan aktivitas belajar mengajar secara prima, pada saat yang sama hadir pula pengelolaan administrasi yang baik," katanya.

Karena kata Aher, pelayanan publik yang baik adalah, sebuah keniscayaan, agar kepuasan terhadap layanan semakin meningkat, untuk itu perlu penyegaran kualitas SDM secara terus menerus.

Adapun para Kasubbag TU SMA/SMK yang dilantik diantaranya:

-Hendra Sumantara, Kasubbag TU SMK Negeri 13 Kota Bekasi
-Samsudin, Kasubag TU SMK Negeri 3 Sukabumi
-Entin Kartini, Kasubbag TU SMK Negeri 1 Cipaku
-Yudi Supriadi, Kasubbag TU SMK 3 kuningan
-Cecep, Kasubbag TU SMA 1 Cipongkor
-Deni Hendra, Kasubbag TU SMA 1 Saguling
-Abdul Azis, Kasubbag TU SMA 1 Ciseeng
-Uum Nurhayati, Kasubbag TU SMA 1 Kawali
-Agus Dedi Mulyadi, Kasubbag TU SMA 28 Garut
-Faturohman, Kasubbag TU SMA 1 Sliyeg
-Jojo, Kasubbag TU SMA 1 Cikijing
- Maman Suparman, Kasubbag TU SMA 1 Cigalontang
- Sri Marlina Nurdiani, Kasubbag SMA TU SMA 8 Bogor

Pada kesempatan tersebut, di akhir kegiatan, Gubernur juga melakukan Penyerahan Kenaikan Pangkat Luar Biasa bagi PNS Berprestasi di ajang ASEAN Civil Service Games (ACSG) pada tahun 2015 lalu.

Reuni SPG sekaligus Launching SPG Institute

Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata beserta Wakil Bupati Pangandaran H. Adang Hadari menghadiri Reuni SPG (Sekolah Pendidikan Guru) Negeri, Muhammadiyah, Pasundan dan Al Islam dari semua angkatan (angakatn 69 - 91). Bupati sekaligus meresmikan SPG Institute - Wadahnya Alumni SPG untuk Bersilaturahmi Berkarya dan Berbagi.

Tema dalam Reuni SPG ini adalah :

Guru Milenial, Guru Kemanusiaan Era Digital

Acara ini diselenggarakan disamping hotel Horison Palma Pangandaran tepatnya di Badeto Ratu Motel, pintu Barat Cagar Alam. Dan di sponsori salah satunya adalah oleh Telkom

Friday, January 12, 2018

Pemprov Jabar Hibahkan Enam Mobil & 100 Sepeda Motor ke Polda Metro Jaya

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyerahkan hibah kendaraan operasional kepada Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya. Selain untuk mendukung operasional pengamanan Pilkada Serentak 2018 di Kota Bekasi, juga untuk mendukung peningkatan kinerja kepolisian, serta berbagai operasi gabungan di daerah Jawa Barat yang masuk ke dalam wilayah hukum Polda Metro Jaya, yaitu Kota dan Kabupaten Bekasi, serta Kota Depok.

Gubernur Jawa Barat Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menandatangani langsung berita acara penyerahan, serta menyerahkan secara simbolis kunci kendaraan kepada Wakil Kepala Polda (Wakapolda) Metro Jaya Brigjen Pol. Purwadi Aryanto di Gedung Pakuan, Jl. Otto Iskandardinata No. 1, Kota Bandung, Jumat (12/1/18). Ada enam kendaraan yang dihibahkan oleh Pemprov Jawa Barat, yaitu dua Toyota Fortuner dan empat Toyota Innova dengan grade tertinggi Q. 

"Adalah sebuah fakta yang unik karena di Jawa Barat ini Poldanya ada dua (Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya), Pangdamnya juga ada dua (Kodam III/Siliwangi dan Kodam Jaya/Jayakarta," ujar Aher dalam sambutannya di acara penyerahan hibah.

"Dan kita tahu bersama bahwa Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi, juga Kota Depok masuk ke dalam struktur Polda Metro Jaya dan TNI di Kodam Jaya/Jayakarta," tambah Aher usai acara kepada awak media.

Selain itu, pada kesempatan ini dilakukan penyerahan hibah 100 kendaraan bermotor roda dua dari Pemda Provinsi Jawa Barat kepada Polda Metro Jaya. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa menandatangani berita acara penyerahan dan menyerahkan secara simbolis kunci kendaraan kepada Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Purwadi Aryanto.

Wakalpolda Metro Jaya Purwadi Aryanto mewakili Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Idham Azis berterimakasih dan mengapresiasi Gubernur serta jajaran Pemprov Jawa Barat atas hibah kendaraan bermotor ini. Purwadi yakin dan percaya, bahwa hibah tersebut akan meningkatkan efektifitas dan efisiensi tugas Polda Metro Jaya. Dimana tugas aparat kepolisian membutuhkan mobillitas cepat.

"Selain itu, kendaraan operasional ini dapat digunakan untuk kegiatan monitoring terhadap kegiatan Ditlantas dan Polres jajaran Polda Metro Jaya pada saat pelaksanaan pengamanan kegiatan masyarakat," kata Purwadi dalam sambutannya mewakili Kapolda Metro Jaya dalam acara penyerahan hibah.

"Saya berharap kerjasama ini dapat semakin dipertahankan bahkan ditingkatkan, sehingga Polda Metro Jaya selalu dan senantiasa memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat," pungkas Purwadi.

Dari keenam kendaraan roda empat tersebut, diantaranya ada kendaraan operasional yang akan digunakan untuk pengurusan surat kendaraan bermotor yang tidak melakukan daftar ulang. Untuk itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat Dadang Suharto menandatangani langsung berita acara penyerahan, serta secara simbolis menyerahkan kunci kendaraan kepada Dirlantas Polda Metro Jaya Kombespol Halim Pagarra pada kesempatan yang sama.

"Tentu selama ini antara Bapenda (Jabar) dengan Polda Metro Jaya di tiga kabupaten/kota itu (Bekasi dan Depok), selalu bekerjasama dalam urusan pajak kendaraan bermotor dan Samsat," tutur Aher.

Untuk kendaraan roda dua, pada tahun ini Pemprov Jawa Barat akan menyerahkan 1.200 unit sepeda motor. Masing-masing 500 unit sepeda motor untuk Polda Jawa Barat dan Kodam III/Siliwangi dan masing-masing 100 unit sepeda motor untuk Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya/Jayakarta. Sepeda motor ini akan digunakan untuk operasional pengamanan Pilkada Serentak 2018 di Jawa Barat. 

Thursday, January 11, 2018

Target Seratus Ribu Wirausaha Sudah Terlampaui

Untuk menjadi daerah yang maju, secara teori paling tidak 4 (empat) persen penduduknya bergerak di bidang wirausaha.  Adagium itulah yang menginspirasi Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan untuk memajukan Jawa Barat. Ia mencanangkan dalam Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru pada 2014 lalu. Saat itu, di Jawa Barat, baru ada 2 (dua) persen wirausahawan dari total jumlah penduduk.

Targetnya, sesuai Pergub Jabar No 58 Tahun 2014 tentang Pedoman Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru, setiap tahun bisa dihasilkan 20.000 wirausaha baru. Dengan demikian, diharapkan pada 2018 jumlah 100.000 bisa tercapai. Pergub ini kemudian diubah dengan Pergub No 79 Tahun 2015 untuk lebih memberikan jaminan dan kepastian eksistensi masyarakat dalam mengembangkan wirausaha baru.

Nyatanya, hingga akhir tahun 2017, capaian jumlah wirausaha baru tersebut sudah melampaui target. Berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat hingga 2017, tercatat 129.191 wirausaha baru di Jabar. Jumlah pengusaha baru ini terdata lengkap sesuai nama, alamat, dan jenis usahanya. Jumlah itu dipastikan bertambah karena tahun pendaftaran peserta program ini di tahun 2018 baru dimulai. 

"Kita terus mengajak insan muda yang kreatif dan inovatif untuk bergabung menjadi wirausahawan di Jawa Barat dalam Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru ini. Anak muda, jangan takut jadi orang kaya. Hadirkan dua sifat dalam satu sosok, kaya dan taqwa. Karena tidak ada pertentangan antara ketaqwaan dengan kekayaan dalam agama," ujar Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dengan bersemangat.

Menurut pria lulusan magister ekonomi pertanian dari Institut Pertanian Bogor ini, program Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru ini akan menghantarkan mimpi dan cita-cita insan muda di Jabar untuk menjadi wirausaha andal, produktif, dan professional. "Karena dalam program tersebut, kita adakan proses pelatihan, magang, dan mentoring pendampingan usaha," tambah Kang Aher, panggilan Ahmad Heryawan ini.

Para peminat tidak perlu ribet untuk mendaftar, cukup daftar secara online di laman www.wirausahabarujabar.net . Pendaftaran dibuka 1 Januari -1 Februari 2018. Setelah itu, calon yang lolos verifikasi kelengkapan administrasi akan diumumkan di laman yang sama untuk selanjutnya mengikuti test secara online pada 7 Februari 2018. Test akan dilakukan 14-16 Februari 2018.

Pengumuman lolos test online untuk mengikuti wawancara diumumkan pada 20 Februari 2018. Sedangkan wawancara dilakukan pada 21-27 Februari 2018. Peserta yang lolos akan mengikuti pelatihan dan magang pada Maret s.d Desember 2018. Sedangkan pendampingan usaha pada Juni sd. Desember 2018.

"Melalui program Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru ini, target pertumbuhan jumlah pengusaha di Jabar menjadi 4 persen  insya Allah  bisa dicapai. Memang sulit untuk mengejar Singapura yang mencapai 8% pengusaha," ujar Gubernur Jabar. 
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat, Dudi Sudrajat  mengungkapkan, setelah mendapat pelatihan, pemagangan, dan mentoring pendampingan usaha, para pelaku usaha yang baru dididik ini difasilitasi juga dalam hal pemasarannya. Secara offline disiapkan tempat di Pasar Ciroyom, dan secara online di beliaja.id.

 "Memang telah melampaui target, tapi kan ibaratnya kita ini baru menanam pohon.  Untuk terus tumbuh perlu perawatan. APBD yang kita punya hanya cukup untuk menanam. Karena itulah, Pak Gubernur mencanangkan Jabar Masagi. Istilah akademisnya  Pentahelix, perlu kerjasama akademisi, bisnis, community, government, dan media," ujar Kepala Dinas KUMKM Provinsi Jabar Dudi Sudrajat. 

Manfaat menjadi wirausaha baru ini dirasakan betul oleh para peserta. Menurut Hanna Rosalina dari Kabupaten Purwakarta, kegiatannya sangat bermanfaat. "Sebagai pemula di bidang fashion, pelatihan ini memberikan motivasi dan banyak ilmu yang dapat saya terapkan," kata peserta pelatihan 2017 ini.

Saturday, January 6, 2018

LOLAI – CINTA DIATAS AWAN SEGERA TAYANG 2018

Makassar, 05 Januari 2017. Industri perfilman di tanah air berkembang pesat, hal ini dibuktikan dengan lahirnya deretan  karya  karya Film yang banyak diminati oleh para penikmat film di Indonesia, bahkan hal ini juga mendorong  perfilman yang ada di Sulsel utamanya kota makassar yang pada tahun 2017 kemarin deretan film yang diproduksi berhasil mendapat animo penonton yang luar biasa. Hal ini pula yang mendorong lahirnya  film  film baru. Di awal tahun 2018, Timur Pictures mempersembahkan film dengan judul Lolai-Cinta diatas Awan, dimana proses peluncuran Trailernya berlangsung di Hotel Horison Makassar.

Lolai-Cinta diatas Awan disutradarai oleh Andrew  parinussa,   merupakan film drama keluarga yang berkisah tentang seorang anak perempuan  bernama Tara seorang  penulis remaja dengan karyanya yang sedang populer, sayangnya ditengah popularitasnya sebagai penulis Tara harus kehilangan ayahnya, hal ini membuatnya bersedih sehingga tidak konsen pada popularitas dan karir menyanyinya, dalam kesedihan ia pun dekat dengan seorang penyiar radio yakni Rizcky memiliki perasaan terhadap Tara. Kemudian diusia Tara yang menginjak 17 tahun sebuah kenyataan pahit menjadi pukulan berat dalam kehidupan masa remajanya, ayah yang sangat disayanginya ternyata bukanlah ayah kandungnya, hal ini membuatnya sangat sedih dan diterpa kecewa hingga membuatnya pergi untuk mencari ayahnya ditanah Lolai negeri diatas awan Toraja Utara. 

Film Lolai - cinta diatas awan yang diproduseri oleh Andi Buhamzah ini, menghadirkan Maizura seorang penyanyi berbakat Makassar yang berperan sebagai Tara,  Dr. Sayariar tato berperan sebagai ayah,  Rizcky de Keizer dan beberapa pemeran lainnya, 
 dalam keterangan medianya Andrew  Parinusa sutradara Film ini menyampaikan bahwa Film Lolai – Cinta diatas Awan, merupakan film keluarga yang digarap tidak hanya untuk mewarnai perfilman tanah air, melainkan juga mengangkat budaya dan sektor pariwisata yang ada di Sulawesi Selatan yakni "Lolai negeri diatas awan yang berada di Toraja Utara, dengan lokasi syuting di Makassar dan Toraja hal ini sebagai wujud kontribusi para seniman untuk turut berkiprah dalam membangun SulSel dengan memperkenalkan lewat pariwisata yang akan ditonjolkan dalam film ini.   Film ini menurutnya berbeda dengan film  film yang sudah ditayangkan, ada sisi intrik keluarga dengan sisi budaya yang kental akan tersaji. 

Dukungan terhadap produksi film ini terus mengalir, Andi burhamzah sebagai produser film ini berterima kasih kepada para sponsor, crew film, pemerintah dan semua pihak yang telah  memberikan dukungan penuh pada proses produksi Film Lolai-Cinta diatas Awan, Pria yang juga telah memproduseri film Cinta sama dengan Cendolo na tape ini, mengungkapkan bahwa  film Lolai ini adalah cerita tentang sebuah keluarga yang mencoba untuk bersatu kembali, cerita ini menjadi sangat penting bagi saya karena di Indonesia khususnya di Makassar masih sangat kurang film yang mebicarakan tentang pentingnya  suatu hubungan keluarga khususnya antara ayah dan anak perempuan. Dirinya juga menambahkan bahwa filmnya ini rencananya akan tayang ditahun 2018, dan berharap bisa mencapai target seratus ribu penonton.

Sementara itu PT.Singa Mas Indonesia anak perusahaan Charoen Pokhhand yang salah satu produknya adalah Frozen,ikut juga ambil bagian dalam pengerjaan Film ini,  sebagai mana kita ketahui produk air mineral ini sudah diekspor ke Papua New Guinea dan di Indonesia sendiri sudah masuk ke HoReCa serta dalam berbagai kegiatan olahraga terutama Futsal, Kini Frozen masuk ke ranah Film, kenapa Film, karena Frozen ditujukan untuk remaja dewasa usia 17-35, ungkap Santo Kadarusman PR Marketing PT.Singa Mas Indonesia saat kegiatan Lanching Trailer Film Lolai kemarin di Hotel Horison Makassar, dirinya juga menambahkan Frozen air mineral dalam kemasan telah melalui proses penyaringan alami, tiap tetesnya disterilkan denga ozon injeksi serta teknologi ultra filtrasi, sambil mempertahankan keseimbangan mineral.  Sekaligus menutup siaran medianya Santo juga berharap semoga Film ini dapat diterima oleh Masyarakat Indonesia dan menjadi pilihan tontonan menarik bagi keluarga,  

Dukungan luar biasa juga disampaikan oleh Achmad Mustofa General Manager Hotel Horison Ultima Makassar, dirinya  menyampikan bahwa, Film Lolai - Cinta diatas awan, dilatar belakangi oleh cerita dan lokasi yang mamapu memberikan kontribusi bagi pembangunana Sulawesi Selatan khususnya pada sektor pariwisata,  dengan mengambil lokasi syuting di Makassar dan Toraja tentunya akan membawa pengaruh pada peningkatan kunjungan ke SulSel, karena Lolai dan objek wisata yang ada di Makassar akan menjadi perhatian dan dapat menarik minat wisatawan berkunjung ke SulSel yang juga akan mendongkar  tingkat kunjungan hotel.